Archive for June, 2006

Saat Dresta Masih Tidur

Friday, June 30th, 2006

Bukan salah suamiku kalau dia memilih untuk tinggal di selatan Jakarta, di perbatasan antara DKI Jakarta n Depok. Emang dari dulu dia tinggal di situ, dan abis nikah yah aku nunut dia tinggal di situ.Dan kami berdua harus mencari nafkah di tengah kota Jakarta, suamiku malah udah  hampir di utara Jakarta. So, bukan salah kami berdua toh kalau kami ‘terpaksa’ berangkat saat Dresta masih tidur.

Setiap pagi kami harus bangun at least jam 4:30 dan harus mulai memanaskan mobil kami masing-masing jam 5:25 untuk kemudian meluncur ke kantor. Kenapa sih kami harus berangkat pagi-pagi buta? Karena kami berdua malas kena macet….Bisa sih aku jalan dari rumah jam 6:30, tapi bisa jadi 2 jam ke kantornya. Pas banget!! Tapi kalau aku brangkat 5:30 pagi, maka hanya akan memakan waktu paling lama 30 menit ke kantor. Wow…bedanya 1 1/2 jam kaaann.

Dulu..aku bingung menghabiskan waktu di pagi hari itu. Mau langsung ke meja kerja…eee…lampu masih pada mati pun. Bahkan OB belum ada yang datang, ruangan masih panas. So akhirnya, aku habiskan waktu dengan cara "supir-supir". TIDUR DI MOBIL !!!! huahuahuua…kesian yah ?!?!

Bellagio_sw3 Tapi itu dulu…sekarang, tepatnya sejak akhir Mei 06 lalu, aku punya aktivitas baru. Apakah itu ??? Nge-GYM alias ber-OLAH RAGA !!! Bellagio_pool Meng-killing time di atas treadmill or cross trecking, sit up, angkat beban, or aerobic or tai chi or berenang…Bellagio_sw2
Semua ini aku lakukan dari pukul 6:10 s/d 7:30an. Trus aku mandi dan siap-siap ke kantor. Dari Fitness Center ke kantor cuma 5 menit (itu kalau gak macet di ujung pengkolan ke arah Balai Kartini yah!)

Ternyata bugar lho berolah raga pagi hari sebelum beraktivitas.

Yah begitulah…saat Dresta masih tidur diantara guling-guling dan bantal-bantalnya, Amamanya sudah berada diantara alat-alat olah raga ini. Bellagio_sw1 Maafkan Amama yah, Nak ! Seharusnya Amama masih ada disamping Dresta saat Dresta bangun…tapi kalau itu yang Amama lakukan, maka Amama akan berada di kantor saat teman-teman Amama sedang makan siang !

Tapi Amama usahakan sebisa mungkin pulang cepat dan sampai rumah saat Dresta masih terjaga dan Amama masih bisa menemani Dresta membaca buku "Om Ferdinand Porche" dan cerita si Pipiyot yang jahil diantara guling-guling dan bantal-bantalmu itu.
A ya pu, Mas Dresta !

20 tahun yang lalu

Monday, June 26th, 2006

tiba-tiba terlintas ajah gitu..ternyata gwe sudah 20 tahun ditinggal nyokap-bokap gwe. Wow…kalau liat gini, benar-benar waktu itu berlalu cepat sekali rasanya. 20 tahun yang lalu, gwe harus kehilangan kedua orang tua gwe. Tuhan memanggil mereka. Papa di 1 januari dan mama di 24 Maret. Tahun 1986. Gwe harus kehilangan keduanya hanya berselang 3 bulan. Begitu cepat…..Baru sedih kehilangan papa, eh…..harus lagi air mata gwe terkuras untuk mama….

Di usia gwe yang ke 11 tahun, gwe harus menjadi YATIM PIATU. hhh….dan yang paling gwe takuti saat itu adalah gwe akan dimasukkan ke panti asuhan.. hiiiii…serem. Terbayang muka ibu panti yang serem, pake baju panjang, berkonde, jam 5 pagi udah harus bangun, jam 7 malam udah harus masuk kamar….hiiiiiii…takut banget gwe saat itu!. Gwe masih inget banget dihadapan jenazah mama gwe bilang gini : " Aku takut masuk panti asuhan!!! Aku gak mau masuk panti asuhan, mama…."
hhhhhhh…itulah cara berpikir anak kelas 5 SD kalau yang namanya anak yatim piatu ya harus tinggal di panti asuhan.
Ternyata TIDAK ! Gwe masih  punya kakak-kakak yang sangat melindung gwe , eventhough mereka juga masih SMP dan SMA saat itu. Gwe masih punya Om Johnny yang dengan tulus hati merawat "5 orang anak peninggalan kakaknya". Gwe masih punya teman-teman mama n papa yang memperhatikan kami ber-5 walaupun lama-lama mereka ilang juga dari kehidupan kami (kan..mereka punya keluarga sendiri juga…)

Itu 20 tahun yang lalu…. Udah cukup lama kan yah ? Saking lamanya…gwe sampe udah gak tau gimana rasanya punya papa mama. Terlalu banyak hari-hari gwe dilalui sendiri…berlima dengan abang adek gwe dan juga dengan Om Johnny.
Tapi gwe yakin lah, nyokap bokap gwe di "SANA" itu sedang tersenyum melihat ke-5 anaknya sudah bahagia dengan kehidupannya masing-masing dan kami berlima tetap saling mendukung, saling mendoakan, saling mengasihi….

Happy_fam1 Seandainya kejadian 20 tahun yang lalu itu tidak pernah terjadi….seperti apa yah sekarang keluarga besar kami? Akan kah seperti keluarga-keluarga bahagia lainnya berkumpul bersama anak cucu??? Atau malah akan terpisah satu dengan lainnya ???
Entahlah…. tapi yang jelas jika kejadian 20 tahun yang lalu itu tidak pernah terjadi, maka nggak akan pernah ada GWE seperti sekarang ini…..

Kapan Terakhir Bilang…..

Tuesday, June 20th, 2006

I LOVE YOU…

"Three little words"  itulah yang tadi pagi suamiku ucapkan saat kami berdua bangun jam 4:30. Hhhmmm senang sekali dengernya. Aku diberi Tuhan suami yang cukup sering mengucapkan "3 kata itu". Mulai dari pacaran dia emang cukup sering mengungkapkan itu…
I_love_yu Kadang diselingi oleh kecupan-kecupan kecil di dahi or bibir…hhhmmm…seneng ya!

Begitu juga dengan Dresta, anakku yang suka ngenyot jempol tangannya itu…
Dengan gaya bahasanya, dia mengucapkan ‘3 kata itu’ sesaat setelah dia bilang "Trima kasih", "Daaaggg". Cara dia ngomongnya gini : A YA PU ….. hehehehe…
Selain memang aku dan Apapapnya sering mengucapkan ‘3 kata itu’ di depan Dresta, Dresta dulu juga sering banget nonton BARNIE si Dinosaurus itu ( tau khan Barnie yang mana? ). Setiap akhir serial Barnie, pasti ada lagu gini…

I love you
You love me
We’re happy family
With the great big hug
and the kiss from me to you
Won’t you say you love me too….. (bye..byeeeee)

Hihihihi…Dresta pun setiap kali bernyanyi lagu itu selalu diakhiri dengan ‘ba baaaayyy’

Kakakku (khususnya Trikisut) dan adikku (Tinut) juga gak malu mengungkapkan ‘3kata itu’ untukku. Kadang ‘3kata itu’ diletakkan di akhir SMS mereka dan mataku bisa berkaca-kaca membaca sms itu sambil membayangkan wajah mereka. ( hhmmm kalau Awe ama Idho mah gak pernah deh kayaknya…ayo dong ungkapkan, aku tau kalian juga sayang kan sama aku …hehehheh)

Balik lagi ke Apapap dan Dresta….ya beginilah cara kami bertiga mengungkapkan rasa cinta, sesering mungkin mengatakan "I Love You".
Mungkin ada beberapa orang yang susaaaahhh sekali bilang itu. Mungkin ada juga yang malu…mungkin ada yang beranggapan norak ah !…Yah terseraaahh….Toh tiap orang punya caranya sendiri untuk menyatakan rasa sayangnya, ya kan ?

Nah, kamu sendiri……kapan terakhir bilang "I LOVE YOU" untuk orang yang kamu cintai ???

(yuuukkk…kasih comment di blog gwe!!!)

Saya Bersamamu Sayang

Friday, June 16th, 2006

Cerita di bawah ini gwe kutip dari sebuah email di milist ‘anakku’. Ceritanya keren, sangat menyentuh hati. Suatu keadaan yang sering kali kita alami….selamat membaca !

=================================================

Seorang anak lahir setelah 11 tahun pernikahan.
Mereka adalah pasangan yg saling mencintai dan anak itu adalah
buah hati mereka. Saat anak tersebut berumur dua tahun, suatu
pagi si ayah melihat sebotol obat yg terbuka. Dia terlambat
untuk ke kantor maka dia memintaistrinya untuk menutupnya dan menyimpannya di lemari. Istrinya,karenakesibukannya di dapur sama sekali melupakan hal tersebut.

Anak itu melihat botol itu dan dengan riang memainkannya.Karena tertarik dengan warna obat tersebut lalu si anak memakannya semua. Obat tersebut adalah obat yg keras yg bahkan
untuk orang dewasa pun hanya dalam dosis kecil saja. Sang istri segera membawa si anak ke rumah sakit. Tapi si anak tidak tertolong. sang istri ngeri membayangkan bagaimana dia harus
menghadapi suaminya. Ketika si suami datang ke rumah sakit dan melihat anaknya yang telah meninggal, dia melihat kepada istrinya dan mengucapkan 3 kata.

PERTANYAAN :
1. Apa 3 kata itu ?
2. Apa makna cerita ini ?

JAWABAN :
Sang Suami hanya mengatakan "SAYA BERSAMAMU SAYANG"

Reaksi sang suami yang sangat tidak disangka-sangka adalah sikap yang proaktif. Si anak sudah meninggal, tidak bisa dihidupkan kembali.
Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan pada sang istri. Lagipula
seandainya dia menyempatkan untuk menutup dan menyimpan botol tersebut maka hal ini tdk akan terjadi.

Tidak ada yg perlu disalahkan. Si istri juga kehilangan anak semata wayangnya. Apa yg si istri perlu saat ini adalah penghiburan dari sang suami dan itulah yg diberikan suaminya sekarang.

Jika semua orang dapat melihat hidup dengan cara pandang seperti ini maka akan terdapat jauh lebih sedikit permasalahan di dunia ini.

"Perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah kecil"

Buang rasa iri hati, cemburu, dendam, egois dan ketakutanmu.
Kamu akan menemukan bahwa sesungguhnya banyak hal tidak sesulit yang
kau bayangkan.

MORAL CERITA
Cerita ini layak untuk dibaca. Kadang kita membuang waktu hanya
untuk mencari kesalahan org lain atau siapa yg salah dalam sebuah hubungan atau dalam pekerjaan atau dengan org yg kita kenal. Hal ini akan membuat kita kehilangan kehangatan dalam hubungan antar manusia.

Warna

Tuesday, June 6th, 2006

Di suatu masa warna-warna dunia mulai bertengkar Semua menganggap dirinyalah yg terbaik yg paling penting yg paling bermanfaat yg paling disukai

HIJAU berkata: "Jelas akulah yg terpenting.  Aku adalah pertanda kehidupan & harapan.  Aku dipilih untuk mewarnai rerumputan, pepohonan  & dedaunan. Tanpa aku, semua hewan akan mati.  Lihatlah ke pedesaan, aku adalah warna  mayoritas…"

BIRU menginterupsi: "Kamu hanya berpikir tentang bumi, pertimbangkanlah langit & samudra luas.  Airlah yg menjadi dasar kehidupan & awan mengambil kekuatan dari kedalaman lautan.  Langit memberikan ruang & kedamaian &  ketenangan.  Tanpa kedamaian, kamu semua tdk akan menjadi apa-apa"

KUNING cekikikan: "Kalian semua serius amat sih?  Aku membawa tawa, kesenangan & kehangatan bagi  dunia.  Matahari berwarna kuning, & bintang-bintang berwarna  kuning.  Setiap kali kau melihat bunga matahari, seluruh  dunia mulai tersenyum.  Tanpa aku, dunia tdk ada kesenangan."

ORANGE menyusul dengan meniupkan trompetnya: "Aku adalah warna kesehatan & kekuatan.  Aku jarang, tetapi aku berharga karena aku  mengisi kebutuhan kehidupan manusia.  Aku membawa vitamin-vitamin terpenting.  Pikirkanlah wortel, labu, jeruk, mangga &  pepaya. Aku tdk ada dimana-mana setiap saat,  tetapi aku mengisi lazuardi saat fajar atau saat  matahari terbenam. Keindahanku begitu menakjubkan hingga tak  seorangpun dari kalian akan terbetik di pikiran  orang."

MERAH tdk bisa diam lebih lama & berteriak: "Aku adalah Pemimpin kalian. Aku adalah darah -  darah kehidupan! Aku adalah warna bahaya & keberanian.  Aku berani untuk bertempur demi suatu kausa.  Aku membawa api ke dalam darah. Tanpa aku, bumi akan kosong laksana bulan.  Aku adalah warna hasrat & cinta, mawar merah,  poinsentia & bunga poppy."

UNGU bangkit & berdiri setinggi-tingginya ia mampu: Ia memang tinggi & berbicara dengan keangkuhan.  "Aku adalah warna kerajaan & kekuasaan.  Raja, Pemimpin & para Uskup memilih aku sebagai  pertanda otoritas & kebijaksanaan. Tdk seorangpun menentangku. Mereka mendengarkan &  menuruti kehendakku."

Akhirnya NILA berbicara, lebih pelan dari yg lainnya, namun dengan kekuatan niat yg sama: "Pikirkanlah tentang aku. Aku warna diam.  Kalian jarang memperhatikan adaku, namun tanpaku  kalian semua menjadi &gkal.  Aku merepresentasikan pemikiran & refleksi,  matahari terbenam & kedalaman laut.  Kalian membutuhkan aku untuk keseimbangan &  kontras, untuk doa & ketentraman batin." Jadi, semua warna terus menyombongkan diri,  masing-masing yakin akan superioritas dirinya.  Perdebatan mereka menjadi semakin keras. Tiba-tiba, sinar halilitar melintas membutakan. Guruh menggelegar.  Hujan mulai turun tanpa ampun.  Warna-warna bersedeku bersama ketakutan, berdekatan satu sama lain  mencari ketenangan.

Di tengah suara gemuruh, Hujan berbicara: "WARNA-WARNA, kalian bertengkar satu sama lain, masing-masing ingin mendominasi yg lain. Tdkkah  kalian tahu bhw kalian masing-masing diciptakan  untuk tujuan khusus, unik & berbeda? Berpegangan tanganlah & mendekatlah kepadaku!" Menuruti perintah, warna-warna berpegangan tangan  mendekati hujan, yg kemudian berkata: "Mulai sekarang, setiap kali hujan mengguyur, masing-masing dari kalian akan membusurkan diri  sepanjang langit bagai busur warna sebagai  pengingat bhw kalian semua dapat hidup bersama dalam kedamaian.

Pelangi Pelangi adalah pertanda Harapan Hari Esok." Jadi, setiap kali HUJAN deras membasahi dunia, &  saat Pelangi memunculkan diri di angkasa marilah  kita MENGINGAT untuk selalu MENGHARGAI satu sama  lain.

Masing-masing kita mempunyai sesuatu yang unik kita semua diberikan kelebihan untuk membuat perubahan di dunia & saat kita menyadari pemberian itu, lewat kekuatan visi kita, kita memperoleh kemampuan untuk membentuk masa depan