Saat Dresta Masih Tidur
Bukan salah suamiku kalau dia memilih untuk tinggal di selatan Jakarta, di perbatasan antara DKI Jakarta n Depok. Emang dari dulu dia tinggal di situ, dan abis nikah yah aku nunut dia tinggal di situ.Dan kami berdua harus mencari nafkah di tengah kota Jakarta, suamiku malah udah hampir di utara Jakarta. So, bukan salah kami berdua toh kalau kami ‘terpaksa’ berangkat saat Dresta masih tidur.
Setiap pagi kami harus bangun at least jam 4:30 dan harus mulai memanaskan mobil kami masing-masing jam 5:25 untuk kemudian meluncur ke kantor. Kenapa sih kami harus berangkat pagi-pagi buta? Karena kami berdua malas kena macet….Bisa sih aku jalan dari rumah jam 6:30, tapi bisa jadi 2 jam ke kantornya. Pas banget!! Tapi kalau aku brangkat 5:30 pagi, maka hanya akan memakan waktu paling lama 30 menit ke kantor. Wow…bedanya 1 1/2 jam kaaann.
Dulu..aku bingung menghabiskan waktu di pagi hari itu. Mau langsung ke meja kerja…eee…lampu masih pada mati pun. Bahkan OB belum ada yang datang, ruangan masih panas. So akhirnya, aku habiskan waktu dengan cara "supir-supir". TIDUR DI MOBIL !!!! huahuahuua…kesian yah ?!?!
Tapi itu dulu…sekarang, tepatnya sejak akhir Mei 06 lalu, aku punya aktivitas baru. Apakah itu ??? Nge-GYM alias ber-OLAH RAGA !!!
Meng-killing time di atas treadmill or cross trecking, sit up, angkat beban, or aerobic or tai chi or berenang…
Semua ini aku lakukan dari pukul 6:10 s/d 7:30an. Trus aku mandi dan siap-siap ke kantor. Dari Fitness Center ke kantor cuma 5 menit (itu kalau gak macet di ujung pengkolan ke arah Balai Kartini yah!)
Ternyata bugar lho berolah raga pagi hari sebelum beraktivitas.
Yah begitulah…saat Dresta masih tidur diantara guling-guling dan bantal-bantalnya, Amamanya sudah berada diantara alat-alat olah raga ini. Maafkan Amama yah, Nak ! Seharusnya Amama masih ada disamping Dresta saat Dresta bangun…tapi kalau itu yang Amama lakukan, maka Amama akan berada di kantor saat teman-teman Amama sedang makan siang !
Tapi Amama usahakan sebisa mungkin pulang cepat dan sampai rumah saat Dresta masih terjaga dan Amama masih bisa menemani Dresta membaca buku "Om Ferdinand Porche" dan cerita si Pipiyot yang jahil diantara guling-guling dan bantal-bantalmu itu.
A ya pu, Mas Dresta !
July 4th, 2006 at 11:59 pm
haaa… sekarang ada yg nemenin Amama Ria killing time di gym…horee…!!! huehehehee…. thx for inviting me ya buw… hmm… so grateful that we can be friends for this long and share a realy good moments together again…